Iklan

12 Oktober 2020, 23.09 WIB
Last Updated 2023-02-07T11:56:23Z

Tuk Suci Jalur Pendakian Gunung Slamet Via Kaliwadas Sirampog

Dokumen Pribadi
SIRAMPOG, KANGENTRAVELING.COM
- Jalur pendakian Gunug Slamet via Kaliwadas, Kecamatan Sirampog adalah salah satu jalur pendakian yang belum terlalu populer seperti jalur pendakian lainnya. Padahal kalau boleh dibilang jalur ini termasuk jalur yang masih sangat hijau dan lebat tumbuhannya. Itu artinya masih jarang pendaki yang melewati jalur ini. 

Salah satu tempat di jalur  pendakian Kaliwadas yang terkenal adalah Tuk Suci. Mata air ini cukup besar dengan debit air cukup banyak, biasa digunakan untuk mengaliri penduduk sekitar sebagai pengairan pertanian dan konsumsi warga. Mata air ini bahkan dialirkan sampai ke daerah Kabupaten Tegal.

Bagi para pendaki yang akan menuju puncak, ini adalah tuk penting karena hanya satu-satunya sumber mata air yang akan ditemui sepanjang jalur sampai di titik 3428 mdpl. Perlu diketahui di tengah arus dan debitnya yang besar ternyata tidak jarang tuk mengalami penurunan arus dan debit di bawah ambang batas normal ketika terjadi musim kemarau atau bahkan karena faktor alam seperti kebakaran hutan yang pernah terjadi di akhir tahun 2019 lalu. Kondisi ini sangat krusial sekali bagi para penduduk sekitar khususnya bagi para pendaki yang tidak menyiapkan pasokan air yang cukup .

Tuk sendiri diartikan sebagai penampungan atau sumber mata air. Jadi nama Tuk Suci berarti sumber mata air yang suci. Hal tersebut sangat benar seperti yang telah kita ketahui bahwa airnya sangat bening dan jernih hingga dasar tuk sampai kelihatan selain itu penampungan ini termasuk sumber mata air kaki Gunung Slamet. 
Keberadaannya sangat mudah ditemukan dan tidak jauh dari perkampungan warga atau sekitar 5-10 menit berjalan santai sebelum pos 1.

kangentraveling.com
Disekitar tuk suci masih ditanami berbagai tanaman holtikultura seperti kentang dan umbi-umbian sebagai salah satu sektor pendapatan masyarakat sekitar. Ekosistem sekitar tuk suci masih terjaga vegetasinya baik flora maupun fauna, tapi lebih didomansi flora dengan tumbuhan tua yang hidup dengan taksiran ratusan tahun. Hal tersebut dilihat dari struktur kayu dan berbagai jenis tanaman paku yang menempel menjadikannya tempat tumbuh. Tidak heran, untuk jalur Kaliwadas ini memang seluruh hutannya masih sangat alami dan bisa dibilang alas tua walaupun tidak sedikit sentuhan tangan-tangan nakal oknum yang tidak bertanggung jawabpun ada. 

Hawa dingin sangat terasa beberapa meter sebelum tuk suci. Dari hal tersebut kesan horor jadi nempel diingatan sob hehe... tapi perasaan-perasaan seperti itu akan hilang dalam sekejap ketika melihat keindahan alam sekitarnya yang masih sangat asri. (KT/Erinanda) 

Kangentraveling.com

kangentraveling.com