Iklan

27 Juli 2021, 15.00 WIB
Last Updated 2023-02-07T11:56:23Z

Desa Penglipuran Objek Wisata Bangli dengan Segudang Daya Tarik

KANGENTRAVELING.COM - 
Desa Penglipuran terletak di Bangli, Bali. Desa ini merupakan salah satu dari sekian banyak desa adat yang menjadi primadona pariwisata di Bali. Desa ini mengantongi predikat sebagai desa yang terbersih di dunia.

Hal ini karena saat masuk ke desa ini tak ada satupun sampah yang terlihat. Bahkan pengunjung akan melihat tanaman hijau yang begitu asri. Semakin indah dengan pemandangan gunung yang sangat menyejukkan mata. Maka tak heran udara di desa tersebut sangat segar dan sejuk.

Daya Tarik Desa Penglipuran yang Mempesona

Desa ini tidak ada kendaraan bermotor yang beroperasi disana. Sehingga benar-benar menjadi desa yang paling nyaman. Selain itu memiliki keunikan dan kelebihan yang selalu menjadi daya tarik tersendiri para pengunjung.

Tata Ruang Desa Berkonsep Tri Mandala

Desa ini merupakan desa adat yang menjunjung tinggi nilai luhur nenek moyang mereka. Hal ini terlihat dari tata ruang desa yang mengusung patokan adat yang sudah turun temurun dari dahulu. Berkonsep Tri Mandala yakni dengan tata ruang tiga wilayah seperti Madya Mandala, utama mandala, dan nista mandala.

Pembagian tersebut diurutkan mulai dari paling utara hingga selatan. Utama Mandala menjadi tempat suci atau tempat para dewa, tengah adalah Madya Mandala yakni pemukiman penduduk. Sedangkan paling selatan Nista Mandala yakni pemakaman penduduk.

Pura Luhur Penglipuran

Desa ini memiliki ritual keagamaan dan terus berjalan hingga saat ini. Ritual besarnya adalah Ngusaba untuk menyambut Hari Raya Nyepi. Setiap 15 hari sekali masyarakat datang ke pura untuk melakukan sembahyang. adat ini sudah diwariskan.


Hutan Bambu Pelindung Desa

Pesona milik desa ini semakin bertambah dengan penyusuran hutan bambu yang luasnya hingga 45 hektar. Kemudian, hutan ini pun mengelilingi pedesaan serta selalu terjaga kelestariannya sebagai warisan leluhur.

Hutan bambu ini merupakan salah satu bagian dari awal sejarah keberadaannya. Fungsi dari hutan bambu ini untuk resapan air oleh karena itu menjadi pelindung desa. Bahkan bambu ini menambah keindahan dari desa Penglipuran.(/Bayu Raharjo)