Iklan

Kangen Traveling
19 Juli 2023, 04.54 WIB
Last Updated 2023-07-19T11:54:35Z
BudayaEvent & Festival

Mengenal Acara Baritan di Desa Asemdoyong, Pemalang


KANGENTRAVELING.COM - Desa Asemdoyong, terletak di kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, adalah sebuah desa pesisir yang terkenal dengan tradisi Baritannya. Tradisi Baritan biasanya dilaksanakan satu kali dalam setahun setiap 1 syura, dan memiliki tujuan utama sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan atas rezeki yang diberikan melalui laut

Kata "Baritan" sendiri berasal dari bahasa Jawa "mbubarake peri lan setan", yang berarti membubarkan peri dan setan. Tradisi ini bukan hanya dilakukan di Desa Asemdoyong saja, namun juga di desa-desa pesisir lainnya di Pemalang seperti Desa Sugihwaras.

Upacara baritan dilaksanakan dengan dipersembahkannya sesaji laut yang berupa kepala kerbau dan jajanan lokal yang ditempatkan pada perahu kecil. Perahu tersebut selanjutnya dilarungkan ke tengah laut. Bagi para pengunjung, mereka diperbolehkan naik ke perahu tersebut dan menyaksikan langsung proses ini.

Tradisi Baritan tidak hanya memiliki nilai sakral, namun juga menjadi sarana hiburan bagi masyarakat setempat dan para pengunjung.

Acara Baritan biasanya juga disertai dengan pagelaran wayang, pasar malam, dan musik dangdut. Selain itu, bagi para pengunjung, terdapat kegiatan hiburan tambahan seperti seni tari dan musik.

Dengan adanya berbagai kegiatan ini, diharapkan dapat menarik pengunjung baik dari warga sekitar maupun warga luar daerah, sekaligus sebagai wujud kegiatan pariwisata terkait wisata kultural.

Kehidupan masyarakat Desa Asemdoyong yang erat kaitannya dengan laut, membuat acara Baritan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat setempat.

Selama pelaksanaan acara Baritan, masyarakat berkumpul, melantunkan doa dan tahlil, serta melakukan tirakatan bersama sebagai bentuk syukur dan memohon keselamatan.

Secara keseluruhan, acara Baritan di Desa Asemdoyong, Pemalang ini adalah perpaduan indah antara tradisi, religi, dan wisata kultural yang menjadi ciri khas masyarakat pesisir di Jawa Tengah.

Semoga artikel ini bisa memberikan wawasan baru tentang keunikan budaya Indonesia, dan menginspirasi kita semua untuk lebih menghargai dan melestarikan warisan budaya lokal. (*)